![]() |
| Sumber: google.com |
Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan
Jawa Tengah sudah meluncurkan dua kali guguran lava pijar dengan jarak luncur
sekitar 500-650 meter pada Selasa (28/5/2019) pagi.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi
Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida menyebutkan ada dua guguran lava
yang terpantau melalui CCTV pada periode pengamatan sekitar pukul 00:00-06:00 WIB
mengarah ke hulu Kali Gendol.
"Selain guguran lava, selama periode itu BPPTKG juga
merekam 10 gempa guguran dengan amplitudo 3-27 mm dan durasi 23-92 detik dan 1
kali gempa low frekuensi banyak dengan amplitudo 3 mm selama 13,6 detik"
ujar dia dalam keterangan resmi di Yogyakarta, Selasa (28/5/2019).
Sementara itu, berdasarkan hasil dari pengamatan visual
menunjukkan asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan
tinggi 30 meter di atas puncak kawah.
"Angin di gunung Merapi bertiup lemah ke arah tenggara.
Suhu udara 15-19 derajat Celsius, kelembapan udara 74-88 persen, dan tekanan
udara 627-688 mmHg," ujarnya.
Hingga sampai saat ini BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada dan untuk sementara ini tidak
merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan
penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.
"BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam
radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi," tegasnya.
Kasus berita bohong dengan terdakwa Ratna Sarumpaet kembali
digelar di Pengadilan Jakarta Selatan dengan agenda pembacaan tuntutan oleh
Jaksa Penuntut Umum.
Sumber: akurat.co

Komentar
Posting Komentar